Pengaruh Kurs Dolar, Hari Utang dan Hari Piutang Terhadap Rasio Modal Kerja PT Unilever Indonesia Tbk
Keywords:
Kurs Dolar, Payable Days, Receivable Days, Rasio Modal Kerja, Unilever IndonesiaAbstract
Penelitian ini menganalisis pengaruh kurs Dolar Amerika Serikat, Payable Days, dan Receivable Days terhadap rasio modal kerja PT Unilever Indonesia Tbk. Fokus penelitian didasarkan pada pentingnya pengelolaan modal kerja bagi perusahaan FMCG yang memiliki kebutuhan likuiditas tinggi dan bergantung pada efisiensi piutang, utang usaha, serta arus kas operasional (Deloof, 2003; Sharma & Kumar, 2011). Data yang digunakan berupa data sekunder tahunan sebanyak 15 observasi dan dianalisis dengan regresi linier berganda melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan penjelasan yang kuat dengan nilai R Square 0,730 dan Adjusted R Square 0,657. Secara simultan, ln_USDIDR, Payable Days, dan Receivable Days berpengaruh signifikan terhadap ln_WCT_abs. Secara parsial, ln_USDIDR berpengaruh negatif signifikan, Receivable Days berpengaruh positif signifikan, sedangkan Payable Days tidak signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa kurs dolar dan efektivitas penagihan piutang lebih dominan dalam menjelaskan perubahan rasio modal kerja perusahaan (Allayannis & Ofek, 2001; Dominguez & Tesar, 2006). Model juga memenuhi asumsi normalitas, tidak mengalami heteroskedastisitas, dan tidak menunjukkan otokorelasi.
Kata Kunci: Kurs Dolar, Payable Days, Receivable Days , Rasio Modal Kerja, Unilever Indonesia
References
Akinlo, O. O. (2012). Determinants of working capital requirements in selected quoted companies in Nigeria. Journal of African Business, 13(1), 40-50. https://doi.org/10.1080/15228916.2012.657951
Allayannis, G., & Ofek, E. (2001). Exchange rate exposure, hedging, and the use of foreign currency derivatives. Journal of International Money and Finance, 20(2), 273-296. https://doi.org/10.1016/S0261-5606(00)00050-4
Bartram, S. M., Brown, G. W., & Minton, B. A. (2010). Resolving the exposure puzzle: The many facets of exchange rate exposure. Journal of Financial Economics, 95(2), 148-173. https://doi.org/10.1016/j.jfineco.2009.09.002
Deloof, M. (2003). Does working capital management affect profitability of Belgian firms? Journal of Business Finance & Accounting, 30(3-4), 573-588. https://doi.org/10.1111/1468-5957.00008
Dominguez, K. M. E., & Tesar, L. L. (2006). Exchange rate exposure. Journal of International Economics, 68(1), 188-218. https://doi.org/10.1016/j.jinteco.2005.01.002
Enqvist, J., Graham, M., & Nikkinen, J. (2014). The impact of working capital management on firm profitability in different business cycles: Evidence from Finland. Research in International Business and Finance, 32, 36-49. https://doi.org/10.1016/j.ribaf.2014.03.005
Sharma, A. K., & Kumar, S. (2011). Effect of working capital management on firm profitability: Empirical evidence from India. Global Business Review, 12(1), 159-173. https://doi.org/10.1177/097215091001200110
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya pada tahun jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar atas karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka ).
JURNAL SEKRETARI: memiliki lisensi CC-BY-SA atau yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah.
Dalam mengembangkan strategi dan menetapkan prioritas, JURNAL SEKRETARI: Jurnal Sekretaris menyadari bahwa akses bebas lebih baik daripada akses berbayar, akses gratis lebih baik daripada akses gratis, dan libre di bawah CC-BY-SA atau yang setara lebih baik daripada libre di bawah kondisi terbuka yang lebih ketat. lisensi. Kita harus mencapai apa yang kita bisa ketika kita bisa. Kita tidak boleh menunda mencapai kebebasan untuk mencapai libre, dan kita tidak boleh berhenti pada kebebasan ketika kita bisa mencapai libre.