Optimalisasi Penentuan Kapasitas SDM Menggunakan Metode Work Load Analysis (WILA) dan Work Force Analysis WFA pada Proses Inbounding Raw Material di PT. XYZ
Keywords:
Sumber daya manusia, Beban kerja, Work Load Analysis, Work Force Analysis, work sampling, inbounding raw materialAbstract
Persaingan industri yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk mengelola sumber daya manusia secara efektif dan efisien. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui analisis beban kerja guna menentukan kebutuhan tenaga kerja yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja dan menentukan jumlah tenaga kerja yang sesuai pada proses inbounding raw material di PT. XYZ menggunakan metode Work Load Analysis (WLA) dan Work Force Analysis (WFA). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik work sampling melalui pengamatan langsung selama 10 hari kerja. Data yang diperoleh dianalisis untuk menentukan tingkat produktivitas, waktu standar, beban kerja, dan kebutuhan tenaga kerja pada setiap aktivitas kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai WLA pada proses penerimaan bahan baku sebesar 0,72, penerimaan bahan kemas sebesar 0,59, persiapan bahan kemas sebesar 0,40, dan Storage in Transit (SIT) sebesar 0,12. Nilai tersebut menunjukkan bahwa seluruh aktivitas berada pada kondisi underload karena beban kerja masih berada di bawah kapasitas kerja yang tersedia. Berdasarkan hasil perhitungan WFA diperoleh kebutuhan tenaga kerja optimal sebanyak 3 orang untuk keseluruhan proses inbounding raw material. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kelebihan kapasitas tenaga kerja pada kondisi saat ini sehingga diperlukan penyesuaian alokasi SDM, penerapan rotasi kerja, serta pengelolaan aktivitas operasional yang lebih efektif untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi perusahaan
Kata kunci: Sumber daya manusia, Beban kerja, Work Load Analysis, Work Force Analysis, work sampling, inbounding raw material
References
Andrian, D., & Renilaili. (2021). Pengukuran Tingkat Risiko Ergonomi Dengan Menggunakan Metode Ovako Working Analysis System (OWAS) Untuk Mengurangi Risiko Muscoleskeletal Measurement of Ergonomic Risk Levels Using the Ovako Working Analysis System (OWAS) Method to Reduce Muscoleskeletal Risk. http://jurnal.um- palembang.ac.id/integrasi/index
Aryssa, V., & Rumita, R. (2024). ANALISIS WAKTU KERJA DALAM MENENTUKAN JUMLAH TENAGA KERJA OPTIMAL BERDASARKAN WAKTU STANDAR DENGAN METODE WORK SAMPLING.
Fernanda, Y., Hutabarat, J., & Studi Teknik Industri S-, P. (2023). ANALISA BEBAN KERJA DENGAN PENDEKATAN WORKLOAD ANALYSIS (WLA) UNTUK MENENTUKAN JUMLAH TENAGA KERJA YANG
OPTIMAL PADA INDUSTRI DUPA. Jurnal Mahasiswa Teknik Industri), 6(2).
Firmansyah, B. M., & Avrianto, A. (2024). PENENTUAN JUMLAH TENAGA KERJA MENGGUNAKAN WORK LOAD.
Ganis Aliefiani Mulya Putri, Srirahayu Putri Maharani, & Ghina Nisrina. (2022). LITERATURE VIEW PENGORGANISASIAN: SDM, TUJUAN ORGANISASI DAN STRUKTUR ORGANISASI.
Hermawan, E. (2022). Pengaruh Lingkungan Kerja, Stres Kerja, dan Beban Kerja Terhadap Kinerja PT. Sakti Mobile Jakarta. Dalam Jurnal Kajian Ilmiah (Vol. 22, Nomor 2). http://ejurnal.ubharajaya.ac.id/index.php/JKI
Krisnaningsih, E., Dwiyatno, S., & Sasongko, R. (2020). Kota Serang 42117 2) Program Studi Rekayasa Sistem Komputer Fakultas Teknologi Informasi Universitas Serang Raya Jl. Dalam Jalan Raya Serang Cilegon, Km. 5 Drangong Taktakan Kota Serang (Vol. 3, Nomor 2).
Marhaendra, T. B. P. (2022). Ergonomi Dinamika Beban Kerja. Penerbit ANDI. Yogyakarta.
Maulana, A., Wibowo, B., Industri, T., Teknik, F., & Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, U. (2021). JOURNAL OF APPLIED MECHANICAL ENGINEERING AND RENEWABLE ENERGY (JAMERE) Analisis Jumlah Tenaga Kerja Optimal Dengan Metode Work Load Analysis (WLA) di PT. RSI. https://journal.isas.or.id/index.php/JAMERE
Prangawayu, N., Anto, J. L., & Simangunsong, J. Y. (2021). Seminar Nasional Teknik dan Manajemen Industri dan Call for Paper (Vol. 1).
Ramadhani, A. S. (2020). Pengukuran waktu baku dan analisis beban kerja untuk menentukan jumlah optimal tenaga kerja pada proses cetak produk lipstick.
Rohmah, M. (2024, May 15). Analisis Beban Kerja: Definisi, Cara Menghitung, Dan Manfaatnya.Dibimbing.id. https://dibimbing.id/en/blog/detail/analisis- beban-kerja- definisi-cara-menghitung-manfaatnya
Sinta Sukma Ayu, & Zuhrinal M. Nawawi. (2024). Penerapan Planning, Organizing, Actuating, And Controlling (POAC) Dalam Manajemen Bisnis Islam. Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen, 3(1), 51–68. https://doi.org/10.58192/ebismen.v3i1.1733
Subakti, F. A., & Subhan, A. (2021). Analisis Ergonomi Stasion Kerja Menggunakan Metode Quick Exposure Checklist Pada PT. Sama-Altanmiah Engineering. Jurnal Media Teknik dan Sistem Industri, 5(1), 55. https://doi.org/10.35194/jmtsi.v5i1.1307
Supriyadi, I., Khamdari, E., & Susilowati, F. (2020). Peran Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Peningkatan Kinerja Perusahaan Konstruksi.
Yanto, B. N. (2017). Ergonomi Dasar-Dasar Studi Waktu Dan Gerakan Untuk Analisis Dan Perbaikan Sistem Kerja. Andi: Yogyakarta
Yudha Pradana, A., & Pulansari, F. (2021). Analisis Pengukuran Waktu Kerja Dengan Stopwatch Time Study Untuk Meningkatkan Target Produksi Di Pt. Xyz. Dalam Juminten : Jurnal Manajemen Industri Dan Teknologi (Vol. 02, Nomor 01).
Yudisha, N. (2021). Perhitungan Waktu Baku Menggunakan Metode Jam Henti Pada Proses Bottling. Jurnal Vorteks, 2(2), 85–90. Https://Doi.Org/10.54123/Vorteks.V2i2.73
Yuslistyari, E. I., Syarifudin, A., & Kurniawan, Z. (2021). Penentuan Jumlah Tenaga Kerja Berdasarkan Waktu Standar Dengan Metode Work Sampling. Dalam Jurnal Intent (Vol. 4, Nomor 1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya pada tahun jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar atas karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka ).
JURNAL SEKRETARI: memiliki lisensi CC-BY-SA atau yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah.
Dalam mengembangkan strategi dan menetapkan prioritas, JURNAL SEKRETARI: Jurnal Sekretaris menyadari bahwa akses bebas lebih baik daripada akses berbayar, akses gratis lebih baik daripada akses gratis, dan libre di bawah CC-BY-SA atau yang setara lebih baik daripada libre di bawah kondisi terbuka yang lebih ketat. lisensi. Kita harus mencapai apa yang kita bisa ketika kita bisa. Kita tidak boleh menunda mencapai kebebasan untuk mencapai libre, dan kita tidak boleh berhenti pada kebebasan ketika kita bisa mencapai libre.