Analisis Cluster K-Means dan K-Medoids Untuk Pengelompokan Provinsi di Indonesia Berdasarkan Pembangunan TIK Tahun 2024

Authors

  • Dian Natasia Dewanti Sukarman Dian Natasia Dewanti Sukarman Jurusan Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Universitas Cenderawasih

DOI:

https://doi.org/10.32493/sm.v8i2.60426

Keywords:

K-Means, K-Medoids, Pembangunan TIK, Clustering, Komparasi Kinerja

Abstract

Ketimpangan akses dan infrastruktur digital antarprovinsi di Indonesia menjadi tantangan signifikan dalam era ekonomi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan 38 provinsi di Indonesia berdasarkan indikator pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta kualitas sumber daya manusia tahun 2024, sekaligus melakukan uji komparasi kinerja antara algoritma K-Means dan K-Medoids. Variabel yang digunakan meliputi persentase kepemilikan telepon seluler (HP), kepemilikan komputer, akses internet, Rata-rata Lama Sekolah (RLS), dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Penentuan jumlah kelompok optimal dievaluasi menggunakan Elbow Method. Hasil Elbow Method menetapkan 4 klaster optimal untuk K-Means dan 5 klaster optimal untuk K-Medoids. Pada pemodelan K-Means, wilayah terpartisi secara tegas dengan mengisolasi Provinsi Papua Tengah dan Papua Pegunungan ke dalam klaster Sangat Tertinggal akibat krisis infrastruktur TIK. Validitas struktur pengelompokan diuji menggunakan lima instrumen matriks, yaitu Silhouette Score, Davies-Bouldin Index (DBI), Dunn Index, Rasio SW/SB, dan Separation Index. Hasil pengujian performa menunjukkan bahwa algoritma K-Means secara mutlak mengungguli K-Medoids pada seluruh metrik evaluasi. K-Means mencatatkan Silhouette Score lebih tinggi (0,3473) , DBI lebih kecil (0,7853) , dan rasio SW/SB yang sangat minimalis (0,1647) dibandingkan K-Medoids yang mengalami pembiasan akibat nilai rasio SW/SB yang meledak hingga 1,9135. Dengan demikian, algoritma K-Means terbukti memiliki kecocokan (goodness of fit) yang lebih solid dan akurat dalam memetakan potret ketimpangan digital di Indonesia, sehingga hasil klasternya dapat dijadikan acuan strategis bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pemerataan teknologi yang tepat sasaran.

References

Dewi, D. M., Saingan, A. F., & Fahmi, Y. (2022). Kontribusi teknologi informasi dan komunikasi terhadap rata-rata lama sekolah di Pulau Jawa. Jurnal Pendidikan, 20, 24–36.

Erlangga, W., & Octavia, S. F. (2022). Perbandingan K-Means dan K-Medoids pada pengelompokan data miskin di Indonesia. MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science, 2(2), 35–41.

Fitriana, A., Yanti, N., & Zulkarnaen, I. (2022). Komparasi K-Means Clustering dan K-Medoids dalam mengelompokkan produksi susu segar di Indonesia. BITE: Jurnal Bumigora Information Text and Engineering, 4(2), 154-162.

Koswara, A., et al. (2024). Digitalisasi ekonomi di pedesaan: Mengkaji kesenjangan infrastruktur digital di Indonesia. Jurnal Manajemen, 5(5).

Maulana, M. S., Huda, M., & Fauzi, A. (2024). Simulation of the K-Means clustering algorithm with the Elbow method in making clusters of provincial poverty levels in Indonesia. Journal of Mathematics and Informatics (Mantik), 8(4), 1580-1587.

Nabila, A. P., & Mardhotillah, B. (2025). Segmentasi provinsi di Indonesia menggunakan metode K-Means berdasarkan tujuan mengakses internet tahun 2024. Jurnal Komputasi, 5(November), 123–141.

Saputra, N. R., Muflih, G. Z., & Informatika, T. (2025). Pengelompokan wilayah Indonesia berdasarkan komponen Indeks Pembangunan Manusia dengan pendekatan algoritma K-Means clustering. Jurnal Informatika, 8, 156–167.

Widiasanti, I., Rahmadani, S., & Nur, D. A. (2025). Kesetaraan akses internet dan tantangan literasi digital di Indonesia. Jurnal Sains Data, 9, 19631–19637.

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

Dian Natasia Dewanti Sukarman, D. N. D. S. (2026). Analisis Cluster K-Means dan K-Medoids Untuk Pengelompokan Provinsi di Indonesia Berdasarkan Pembangunan TIK Tahun 2024. STATMAT: Jurnal Statistika Dan Matematika, 8(2), 353–369. https://doi.org/10.32493/sm.v8i2.60426

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.