Analisis Implementasi Budaya First dalam Upaya Meningkatkan Produktivitas Kerja Karyawan Metode Resepsi Stuart Hall
DOI:
https://doi.org/10.32493/jmw.v6i1.58709Keywords:
Budaya FIRST; Produktivitas; Analisis Resepsi Stuart Hall; MSDM.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi budaya FIRST (Focus on Customer, Integrity, Respect for Others, Strive for Excellence, dan Teamwork) dalam meningkatkan produktivitas kerja karyawan dengan pendekatan Analisis Resepsi Stuart Hall. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan 11 informan, dengan jabatan yang berbeda pada PT Astra International Toyota Auto2000 Cabang Alam Sutera. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar karyawan memaknai nilai FIRST dalam posisi dominant-hegemonic, khususnya pada nilai Focus on Customer dan Integrity yang berdampak pada peningkatan kepuasan pelanggan dan disiplin kerja. Pola negotiated reading muncul pada nilai Strive for Excellence dan Teamwork akibat beban kerja tinggi dan dinamika operasional. Sementara itu, oppositional reading bersifat terbatas dan kontekstual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya FIRST berkontribusi signifikan terhadap produktivitas kerja, namun memerlukan penguatan kepemimpinan, coaching berkelanjutan, serta manajemen beban kerja yang adaptif agar implementasinya optimal.
References
Armstrong, M. (2020). Armstrong’s handbook of human resource management practice (15th ed.). Kogan Page.
Colquitt, J. A., LePine, J. A., & Wesson, M. J. (2019). Organizational behavior: Improving performance and commitment in the workplace (6th ed.). McGraw-Hill Education.
Dessler, G. (2020). Human resource management (16th ed.). Pearson.
Gouwtama, C., & Lailla, N. (2025). The influence of organizational culture and work discipline on productivity through motivation. Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan, 13(5), 3753–3762.
Hall, S. (1980). Culture, Media, Language. Hutchinson.(diinterpretasikan dalam Morley, 2019)
Junaidi, M., Martiah, A., Kasmi, K., & Linda, L. (2025). Peran budaya organisasi dan lingkungan kerja dalam optimalisasi produktivitas kerja. JUEB: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 4(2), 210–222.
Mulyani, S., Effendy, A. A., Mas’adi, M., Pratama, G. D., & Teriyan, A. (2021). Pengaruh budaya organisasi terhadap produktivitas karyawan pada PT Berdikari Pondasi Utama di Jakarta Barat. Jurnal Ekonomi Efektif, 4(1), 75–81.
Noe, R. A., Hollenbeck, J. R., Gerhart, B., & Wright, P. M. (2019). Human resource management: Gaining a competitive advantage (11th ed.). McGraw-Hill Education.
Putra, F. S., & Putra, J. V. (2024). The influence of organizational culture and climate on work productivity with job satisfaction as an intervening variable. Jurnal Multidisiplin Sahombu, 2(1), 45–58.
Razak, N., Faturrahman, M., Cahya, N., & Tafsir, M. (2025). Flexible working space and organizational culture on employee work productivity. Amkop Management Accounting Review, 5(1), 904–913.
Rohidin, R., Saepudin, S., Juliana, J., Tjahjono, B., & Suryahim, I. (2024). The influence of transformational leadership and organizational culture on work productivity. Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 8(2), 150–165.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson Education.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang secara simultan dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution License yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepengarangan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas karya awalnya publikasi dalam jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan ( Lihat The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




.png)