Peran Komunikasi Kelompok Dalam Meningkatkan Efektivitas Kerja Tim di Lingkungan Mahasiswa Universitas Pamulang
Keywords:
Komunikasi Kelompok, Efektivitas Kerja Tim, Mahasiswa Universitas, Kolaborasi Tim, Komunikasi OrganisasiAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran komunikasi kelompok dalam meningkatkan efektivitas kerja tim mahasiswa Universitas Pamulang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur dan didukung wawancara mendalam terhadap mahasiswa yang aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan komunikasi, partisipasi aktif anggota, pola komunikasi verbal dan nonverbal yang efektif, serta kemampuan pengelolaan konflik menjadi faktor utama yang memengaruhi efektivitas kerja tim. Komunikasi kelompok yang baik mampu meningkatkan koordinasi, mempercepat pengambilan keputusan, membangun kepercayaan, dan memperkuat kohesi sosial antaranggota. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi kelompok merupakan fondasi penting dalam membangun kerja tim yang produktif di lingkungan akademik. Kata kunci: komunikasi kelompok, efektivitas kerja tim, mahasiswa, kolaborasi.
Kata Kunci: Komunikasi Kelompok; Efektivitas Kerja Tim; Mahasiswa Universitas; Kolaborasi Tim; Komunikasi Organisasi
References
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches.
Miller, K. (2017). Organizational Communication: Approaches and Processes.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2019). Organizational Behavior.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan.
Tubbs, S. L., & Moss, S. (2012). Human Communication: Principles and Contexts.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya pada tahun jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar atas karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka ).
JURNAL SEKRETARI: memiliki lisensi CC-BY-SA atau yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah.
Dalam mengembangkan strategi dan menetapkan prioritas, JURNAL SEKRETARI: Jurnal Sekretaris menyadari bahwa akses bebas lebih baik daripada akses berbayar, akses gratis lebih baik daripada akses gratis, dan libre di bawah CC-BY-SA atau yang setara lebih baik daripada libre di bawah kondisi terbuka yang lebih ketat. lisensi. Kita harus mencapai apa yang kita bisa ketika kita bisa. Kita tidak boleh menunda mencapai kebebasan untuk mencapai libre, dan kita tidak boleh berhenti pada kebebasan ketika kita bisa mencapai libre.