HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DENGAN TURNOVER INTENTION
Keywords:
Kepuasan Kerja, Turnover Intention, Komitmen Organisasi, Retensi KaryawanAbstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan mensintesis bukti empiris mengenai hubungan kepuasan kerja dengan turnover intention serta menjelaskan mekanisme dan kondisi yang menyebabkan kekuatan hubungan tersebut berbeda. Systematic literature review dilakukan mengikuti prinsip PRISMA melalui penelusuran ScienceDirect, SpringerLink, Wiley Online Library, PubMed, DOAJ, dan portal jurnal nasional terhadap publikasi tahun 2016–2025, dengan tetap memasukkan karya seminal yang relevan. Dari 47 artikel yang teridentifikasi, 15 studi dipilih berdasarkan kesesuaian variabel, transparansi metode, dan kelengkapan hasil. Sintesis menunjukkan bahwa kepuasan kerja secara konsisten berhubungan negatif dengan turnover intention. Hubungan tersebut tidak sepenuhnya langsung karena dipengaruhi komitmen organisasi, job embeddedness, burnout, stres kerja, work-family conflict, persepsi keadilan, dukungan atasan, peluang pengembangan karier, dan ketersediaan alternatif pekerjaan. Kepuasan intrinsik yang bersumber dari otonomi, makna kerja, hubungan sosial, dan kesempatan berkembang cenderung lebih stabil dibandingkan kepuasan yang hanya bertumpu pada imbalan. Implikasi utamanya adalah organisasi perlu memperbaiki sumber ketidakpuasan secara spesifik, bukan sekadar menaikkan skor survei kepuasan. Retensi yang berkelanjutan memerlukan kombinasi desain kerja sehat, kepemimpinan suportif, keadilan, pengembangan karier, dan kompensasi yang layak.
Kata Kunci: Kepuasan Kerja; Turnover Intention; Komitmen Organisasi; Retensi Karyawan; Systematic Literature Review
References
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.