Kepemimpinan Kharismatik Kiai dalam Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Pesantren di Era Revolusi Industri 4.0
Keywords:
Peran, Kepemimpinan Kharismatik, PesantrenAbstract
Penelitian bertujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan kharismatik dalam implementasi nilai-nilai pesantren di pondok pesantren Yasfi Kampung Sawah Kecamatan Pondok Melati Kota Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data primer bersumber dari pimpinan pondok, guru dan santri. Kiai karismatik memiliki peran strategis dalam upaya mengembangkan. Kiai dijadikan panutan oleh masyarakat di dalam pondok maupun di luar pondok. karakter kepemimpinan kyai yang kharimatik, di antarannya: 1) Idealisasi Pengaruh (Idealized Influence), seorang kyai mempunyai pengaruhi terhadap, yaitu: (a) envisioning (memvisikan); (b) energizing (pemberian energi); dan (c) enabling (memampukan). Envisioning (memvisikan). 2) Motivasi inspirasional, sebagai seorang pemimpin memerlukan gaya dan keterampilan tingkat tinggi.. 3) Konsederasi Individual, Seorang Kyai dapat mempunyai pengaruh pada kelompok dalam kelompok itu. 4) Stimulasi Intelektual, kelebihannya intektual cenderung menunjukkan bobot rasa tanggung jawab yang cukup besar. Implementasi nilai-nilai pesantren di era revolusi teknologi 4.0, sebut adalah sebagai berikut: a) Nilai Akhlak terhadap Allah dengan cara mengerjakan sholat lima waktu berjamaah; Shalat lima waktu merupakan media komunikasi antara munusia dengan Allah Swt, karena syarat sahnya shalat yaitu berakal dan sudah baliqh. b) Buka Puasa Sunnah Bersama. Kegiatan ini diprogramkan sebanyak 1 kali selama setiap bulannya dengan pembagian penanggung jawab pelaksana per kelas.
References
Ahmad, U. H. (2015). Inilah Wanita yang Paling Cepat Masuk Surga. DIVA PRESS.
Choli, I. (2020). Pendidikan Agama Islam Dan Industri 4.0. Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 20-40.
Halimurosid, A. (2022). Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(4), 3642-3650.
Hanum, N. A., Fithriyah, A., Maisyaroh, M., & Sumarsono, R. B. (2019). Pandangan konsep kepemimpinan kharismatik. Revitalisasi Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Era Revolusi Industri 4.0.
Hariyadi, A. (2020). Kepemimpinan Karismatik Kiai dalam Membangun Budaya Organisasi Pesantren. Equity In Education Journal, 2(2), 96-104.
Herman, H. (2013). Sejarah Pesantren di Indonesia. Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 6(2), 145-158.
Iskandar, Joni, and Imron Muttaqin. "Bentuk Kepemimpinan Kharismatik Guru: Belajar
dari SD Islam Mu’tashim Billah Pontianak Selatan." Arfannur 3, no. 2 (2022): 99-
110.
Pertiwi, A. K. (2018). Analisis interaksi simbolik kyai dan santri dalam perspektif kepemimpinan berbasis nilai dan etika. JMSP (Jurnal Manajemen Dan Supervisi Pendidikan), 2(3), 185-191.
Putrawan, A. D. (2014). Dekarismatisasi Tuan Guru Di Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat. Right Jurnal Agama dan Hak Azazi Manusia, 5(2).
Rizal, S. (2019). Servant Leadership Dalam Implementasi Nilai-Nilai Trilogi Dan Panca Kesadaran Santri. Evaluasi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(2), 162-182.
Rosita, N. (2018). Kepemimpinan Kharismatik Kiai di Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak Yogyakarta. SANGKéP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan, 1(2), 166-183.
Setiawan, E. (2012). Eksistensi budaya patron klien dalam pesantren: Studi Hubungan Antara Kyai dan Santri. ULUL ALBAB Jurnal Studi Islam, 13(2), 137-152.
Simarmata, H. M. P., Hidayatulloh, A. N., Revida, E., Hasibuan, A., Komariyah, I., Kuswandi, S., ... & Sudarmanto, E. (2021). Organisasi: Manajemen dan Kepemimpinan. Yayasan Kita Menulis.
Suseno, M. N. M. (2010). Pengaruh dukungan sosial dan kepemimpinan transformasional terhadap komitmen organisasi dengan mediator motivasi kerja. Jurnal Psikologi, 37(1), 94-109.

