Sarana Prasarana Pendidikan sebagai Wujud Nyata Peningkatan Mutu Pembelajaran
Keywords:
Fasilitas dan Infrastruktur Pendidikan, Kualitas Pembelajaran, Sarana PrasaranaAbstract
Fasilitas dan infrastruktur pendidikan memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Studi ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana ketersediaan dan kualitas fasilitas dan infrastruktur pendidikan berkontribusi terhadap efektivitas proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas pendidikan yang memadai, seperti ruang kelas yang nyaman, laboratorium, perpustakaan, dan teknologi pendukung pembelajaran, secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa dan efektivitas pengajaran guru. Lebih lanjut, pengelolaan fasilitas dan infrastruktur yang baik juga memengaruhi optimalisasi proses pembelajaran. Dengan demikian, penyediaan fasilitas dan infrastruktur pendidikan yang berkualitas dapat digunakan sebagai strategi utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
References
Adilah, H. G., & Suryana, Y. (2021)., Manajemen Strategik Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan
Ahmad Tafsir. (2017). Filsafat Pendidikan. Jakarta: Kencana. Hal 11
Ahmad Sugandi. (2015)., Teori Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Hal 51
Akmalia, R., Harahap, H., Munawwarah, T., Zulqaidah, Z., & Margolang, A. I. (2024). Pengaruh Pelayanan Sarana dan Prasarana Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Sekolah UPT SD Negeri 060806. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(1), 115-122.
Barnawi & M. Arifin. (2012)., Manajemen Sarana dan Prasarana sekolah. Jogyakarta: Ar-Ruzz Media.
__________Barnawi. (2012). Mohammad Arifin. Kinerja Guru Profesional. Instrumen Pembina, Peningkatan, dan Penelitian Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.
Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Isema : Islamic Educational Management, 6(1).
Https://Doi.Org/10.15575/Isema.V6i1.11037
Ahmad Tafsir, (2012), Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam, Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ahmad Sugandi. (2004). Teori Pembelajaran. Semarang: UPT MKK UNNES.
Agustriani, J., Wulandari, Y., & Wulandari, R. (2022). Pengelolaan Sarana Dan Prasarana Kelompok Bermain (KB). Jurnal Multidisipliner Kapalamada, 1(03), 351-362.
Nasional, D. P. (2005). Peraturan pemerintah nomor 19 tahun 2005. Tentang Standar Nasional Pendidikan.
Daryanto, H. M. (2001). Administrasi Pendidikan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Nazir, Moh, 2014. Metode Penelitian, Penerbit Ghalia Indonesia, Jakarta
Herningrum, I., Alfian, M., & Putra, P. H. (2020). Peran Pesantren sebagai Salah Satu Lembaga Pendidikan Islam. Islamika: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 20(02), 1-11.
Putrihapsari Raras, dan Puji Yanti Fauziah. (2020). “Manajemen Pengasuhan Anak Usia Dini Pada Ibu Yang Bekerja". Jurnal Ilmiah PTK PNF. Vol 15 No 02.
Suranto, D. I., Annur, S., & Alfiyanto, A. (2022). Pentingnya manajemen sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu pendidikan. Jurnal Kiprah Pendidikan, 1(2), 59-66.
Sopian, A. (2019). Manajemen sarana dan Prasarana. Raudhah proud to be professionals: jurnal tarbiyah islamiyah, 4(2), 43-54.

