PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, PENGEMBANGAN KARIER, DAN PELATIHAN TERHADAP KINERJA GURU MI RAUDLATISSHIBYAN PARUNG
Keywords:
kepemimpinan kepala sekolahAbstract
Kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor strategis yang menentukan efektivitas pengelolaan sumber daya manusia, khususnya dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam pengembangan karier dan pelatihan guru di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah yang menerapkan gaya kepemimpinan transformasional mampu menciptakan budaya kerja yang kolaboratif, mendorong partisipasi guru dalam kegiatan pelatihan, serta memberikan dukungan terhadap pengembangan karier guru melalui program pembinaan, mentoring, dan kesempatan promosi. Selain itu, pelatihan yang terencana dan berkesinambungan terbukti meningkatkan kinerja dan motivasi guru dalam melaksanakan tugas profesionalnya. Dengan demikian, kepemimpinan kepala sekolah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keberhasilan program pengembangan karier dan peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah, pengembangan karier, dan pelatihan secara parsial dan simultan memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap kinerja guru. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya kepemimpinan yang transformasional dan investasi berkelanjutan dalam kapabilitas guru sebagai pendorong utama peningkatan mutu pendidikan. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan implikasi praktis bagi pengambil kebijakan di bidang pendidikan untuk merumuskan program pelatihan dan kebijakan pengembangan karier yang lebih terstruktur dan terintegrasi, serta memperkuat peran kepala sekolah sebagai pemimpin instruksional.Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif-Asosiatif,dengan populasi guru aktif di sektor jasa dan digital di wilayah Parung Bogor sebanyak 35 responden dijadikan sampel dengan teknik purposive sampling.Pengumpulan data dilakukan menggunkan kuesioner skala Likert 1-5.Analisis data menggunakan IBM SPSS versi 26,mencakup realibitas,korelasi dan regresi linear berganda.
Hasil peneitian menunjukan bahwa Kepemimpinan Kepala Sekolah berpengaruh positif tetapi tidak siignifikan terhadap Kinerja Guru (t = 1.539, Sig. = 0.184),Sedangkan Pengembangan Karier berpengaruh positif tetapi tidak siignifikan terhadap Kinerja Guru (t = 1.299, Sig. = 0.204) dan Pelatihan t = 2.119, Sig. = 0.042 berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan.Secara simultan,ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja F = = 20,279 dengan Sig. = 0.000,serta nilai R3 = 0.662(menunjukkan bahwa 66,2% variasi kinerja karyawan dijelaskan oleh ketiga variabel independen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, pengembangan karier berpengaruh positif terhadap motivasi dan produktivitas kerja, sedangkan pelatihan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kompetensi pedagogik dan profesional guru. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memiliki pengaruh kuat terhadap peningkatan kinerja guru di lingkungan MI Raudlatisshibyan Parung. Temuan ini memperkuat pentingnya sinergi antara kepemimpinan, pembinaan karier, dan pelatihan berkelanjutan dalam menciptakan guru yang berkinerja tinggi dan berkualitas.
References
Afandi, R. (2020). Pengaruh pengembangan karier terhadap kinerja guru. Jurnal Administrasi Pendidikan, 27(1), 55–65. https://doi.org/10.17509/jap.v27i1.28710
Bass, B. M., & Avolio, B. J. (1994). Improving organizational effectiveness through transformational leadership. Sage Publications.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro
Hasibuan, M. S. P. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bumi Aksara.
Indahingwati, A. (2020). Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi Tenaga Pendidik. Jakarta: Rajawali Pers.
Kurniawan, D. (2022). Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru. Jurnal Pendidikan dan Manajemen Sekolah, 6(2), 155–164. https://doi.org/10.31004/jpms.v6i2.9853
Mangkunegara, A. A. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. PT Remaja Rosdakarya.
Mangkunegara, A. A. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Remaja Rosdakarya.
Mangkunegara, A. P. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. PT Remaja Rosdakarya.
Mathis, R. L., & Jackson, J. H. (2011). Human resource management (13th ed.). South-Western Cengage Learning.
Mulyasa, E. (2021). Menjadi Kepala Sekolah Profesional dalam Konteks Menyukseskan MBS dan KBK. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rahmawati, D. (2021). Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru. Jurnal Manajemen Pendidikan, 6(2), 145–156.
Rivai, V. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Rivai, V. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan: Dari Teori ke Praktik. Rajagrafindo Persada.
Suryana, I. (2022). Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.
Sutrisno, E. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana.
Sutrisno, E. (2019). Manajemen Sumber Daya Manusia. Kencana.
Syamsu, R. (2017). Kepemimpinan Pendidikan dan Manajemen Sekolah. Bandung: Alfabeta.
Teguh, S. (2016). Pengembangan Karier dan Profesionalisme Guru. Yogyakarta: Deepublish.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78. Jakarta: Sekretariat Negara.
Wibowo. (2017). Manajemen Kinerja (Edisi ke-5). Rajagrafindo Persad
Wibowo. (2017). Manajemen Kinerja. Jakarta: Rajawali Pers.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.