Analisis Peran Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) dalam Meningkatkan Produktivitas Karyawan
Keywords:
Manajemen Sumber Daya Manusia, Produktivitas Karyawan, Kinerja Organisasi, Pelatihan, Manajemen KinerjaAbstract
ABSTRAK
Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan produktivitas karyawan, yang pada akhirnya berdampak pada kinerja keseluruhan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai fungsi dan strategi MSDM yang dapat mendorong produktivitas karyawan. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur dan studi kasus yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan praktik MSDM yang efektif, seperti pelatihan, pengembangan karir, dan manajemen kinerja, dapat meningkatkan kepuasan dan motivasi karyawan, yang pada gilirannya berujung pada peningkatan produktivitas.
Kata Kunci: Manajemen Sumber Daya Manusia, Produktivitas Karyawan, Kinerja
Organisasi, Pelatihan, Manajemen Kinerja
References
DAFTAR PUSTAKA
Al., N. M. et. (2025). Manajemen sumber daya mausia: Pengukuran kinerja, retensi talenta, dan diversitas. Widina Media Utama.
Anggrayini, N. (2024). Analisis peran manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja karyawan di PT . Surga Antumesa Abadi Pangkalan Bun. Magenta, 13(1), 29–36.
Asnawi, M. (2016). Peranan srategi manajemen sumber daya manusia untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan. Jurnal Warta, 7(49), 1–14.
Dewi, C. A. M., Fitrisia, D., & Kusumasari, N. M. I. (2025). Studi literatur: Peran manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja karyawan. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 4(4), 6708–6713. https://doi.org/10.56799/ekoma.v4i4.9236.
Garavan, T., McCarthy, A., Sheehan, M., Lai, Y., Saunders, M. N. K., Clarke, N., Carbery, R., & Shanahan, V. (2019). Measuring the organizational impact of training: The need for greater methodological rigor. Human Resource Development Quarterly, 30(3), 291–309. https://doi.org/10.1002/hrdq.21345.
Goleman, D. (1998). Working with emotional intelligence. Bantam Books.
Harter, J. K., Schmidt, F. L., Agrawal, S., Blue, A., Plowman, S. K., Josh, P., & Asplund, J. (2020). The relationship between engagement at work and organizational outcomes: 2020 Q12® meta-analysis: 10th edition. Gallup, Inc. https://www.gallup.com/workplace/321725/gallup-q12-meta-analysis- report.asp.
Kahn, W. A. (1990). Psychological conditions of personal engagement and disengagement at work. Academy of Management Journal, 33(4), 692–724.
Lathifaturahmah el al. (2023). Manajemen Sumber daya manusia. Cv Hasta Utama.
Noe, R. A. (2017). Employee Training and development. McGraw-Hill.
Pabalik, D., Suaib, H., Helmi, N., & Purwanti, N. (2019). Peranan Manajemen sumber daya manusia terhadap peningkatan produktivitas kerja. Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial, 5(1), 99–109. https://doi.org/10.33506/jn.v5i1.903.
Prabowo, A. (2023). Pengaruh investasi pelatihan karyawan terhadap produktivitas organisasi: Studi perbandingan perusahaan. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 11(3), 215–229.
Putri, E. Y., Putri, A., Rahma, A. R., & Maolani, F. M. (2022). Penerapan praktek manajemen sumber daya manusia dan hubungannya dengan kinerja karyawan. Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen, 12(2), 343–356. https://doi.org/10.37932/j.e.v12i2.618.
Putri Garini, D., & Zaki Rahman, M. (2024). Strategi manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Banjar. Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan Kewirausahaan, 15(01). https://doi.org/10.59188/covalue.v15i01.4440.
Rina Puji Lestari, Johan Efendi, A. S. (2025). Pentingnya manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja organisasi. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 4(2), 3670–3677. https://doi.org/10.59841/glory.v3i3.2956.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2019). Organizational behavior (18th). Pearson Education.
Sari, A., & Rahman, B. (2022). Pengaruh program orientasi terstruktur terhadap produktivitas karyawan: Studi empiris enam bulan pertama kerja. Jurnal Manajemen & Sumber Daya Manusia, 10(2), 123–130.
Schneider, B. (2000). The psychological life of organizations. Handbook of Organizational Culture & Climate, xvii–xxi.
Setyanti, A. M., Prestianawati, S. A., & Fawwaz, M. (2025). From isolation to inclusion: does digital adoption enhance educational access in Indonesia’s 3T areas?. Salus Cultura: Jurnal Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan, 5(1), 14–26. https://doi.org/10.55480/saluscultura.v5i1.368.
Siahaan, J., Noviandri, Y., & Darmawan, E. (2025). Revolusi sumber daya manusia: Meningkatkan kualitas manusia untuk keberlanjutan perusahaan. Alungcipta.
Siska Asriyanti, Ayu Arum Febrianti, Fitri Nur Wulansari, Syahrul Mubarok, & M. Isa Anshori. (2024). Peran Strategi manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan produktifitas kerja karyawan. Jurnal Pengabdian Dian Mandala, 2(1), 10–23. https://doi.org/10.62200/jpdm.v2i1.119.
Sutrisno, Edy. (2017). Manajemen sumber daya manusia. Kencana.
Tohari, D. R. (2023). Peran penilaian psikologis dalam proses rekrutmen untuk meningkatkan efektivitas seleksi karyawan. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 10(2), 105–115.
Zannah, M., & Zain, J. (2022). Analisis peranan bagian sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja karyawan pada BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Medan Kota. Akrab Juara: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 7(3), 14–26.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
- Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi terbitan jurnal (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya pada tahun jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar atas karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka ).
JURNAL SEKRETARI: memiliki lisensi CC-BY-SA atau yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah.
Dalam mengembangkan strategi dan menetapkan prioritas, JURNAL SEKRETARI: Jurnal Sekretaris menyadari bahwa akses bebas lebih baik daripada akses berbayar, akses gratis lebih baik daripada akses gratis, dan libre di bawah CC-BY-SA atau yang setara lebih baik daripada libre di bawah kondisi terbuka yang lebih ketat. lisensi. Kita harus mencapai apa yang kita bisa ketika kita bisa. Kita tidak boleh menunda mencapai kebebasan untuk mencapai libre, dan kita tidak boleh berhenti pada kebebasan ketika kita bisa mencapai libre.
.png)